Narasi Digital dan Identitas Sosial: Peran Sastra Siber dalam Mengungkap Krisis Eksistensi Generasi Milenial
Kata Kunci:
narasi digital, sastra siber, identitas sosial, krisis eksistensial, generani milenialAbstrak
: Artikel ini mengkaji bagaimana sastra siber (digital/interaktif) berfungsi sebagai media naratif untuk generasi milenial dalam menyuarakan dan memediasi identitas sosial mereka, serta bagaimana narasi digital tersebut menampilkan dan memperkuat krisis eksistensial. Metode yang digunakan adalah tinjauan pustaka kritis atas literatur internasional terindeks (Scopus/jurnal bereputasi) dan jurnal nasional (2020–2025). sastra siber berperan penting sebagai medium naratif dalam pembentukan, negosiasi, dan refleksi identitas sosial generasi milenial di era digital. Melalui interaksi antara penulis, pembaca, dan fitur-fitur platform digital, proses penciptaan identitas tidak lagi bersifat statis dan individual, melainkan menjadi dinamis, kolaboratif, serta dipengaruhi oleh affordance teknologi dan tekanan sosial daring. Pertama, sastra siber menjadi ruang ekspresi reflektif di mana individu dapat menulis ulang pengalaman hidup dan menegosiasikan makna dirinya di hadapan komunitas daring. Interaktivitas dalam bentuk komentar, likes, dan partisipasi pembaca memperkuat karakter sastra siber sebagai praktik sosial yang dialogis. Kedua, affordance platform digital meliputi interaktivitas, revisibilitas, dan multimodalitas berkontribusi pada cairnya identitas naratif, karena pengguna dapat terus merevisi dan menyesuaikan representasi dirinya sesuai konteks sosial, emosional, dan algoritmik. Identitas digital menjadi fleksibel, tetapi sekaligus rapuh, karena dipengaruhi oleh norma dan ekspektasi sosial yang terus berubah. Ketiga, narasi digital mencerminkan krisis eksistensial generasi milenial, di mana kebebasan berekspresi justru diiringi oleh tekanan validasi sosial dan pencarian autentisitas diri.Referensi
Addictive Behav. (2022) 126:107204. 10.1016/j.addbeh.2021.107204
Alshamrani S, Abusnaina A, Abuhamad M, Nyang D, Mohaisen D. “Hate, obscenity, and insults: Measuring the exposure of children to inappropriate comments in youtube,” in Companion Proceedings of the Web Conference. (2021). p. 508–515. 10.1145/3442442.3452314
Asur S and Huberman BA . “Predicting the future with social media,” in 2010 IEEE/WIC/ACM International Conference on Web Intelligence and Intelligent Agent Technology, Vol. 1. IEEE (2010). p. 492–9. 10.1109/WI-IAT.2010.63.
Boyd DM and Ellison NB . Social network sites: definition, history, and scholarship. J Computer-Med Commun. (2007) 13:210–30. 10.1111/j.1083-6101.2007.00393.x
Fadilah, M., & Hidayat, R. (2022). Eksistensi Diri dan Identitas Sosial dalam Sastra Siber Indonesia. Jurnal Stilistika. Vol 3. No 3. https://eprints.ummi.ac.id/3597/1/8
Fitriyani, S. S., & Sumiyadi. Puisi Bergaya Haiku dalam Cyber Sastra Indonesia di Era Milenial (2018–2019). (e-journal UPI) — contoh studi sastra siber yang menyasar generasi milenial/Gen-Z. Berguna untuk contoh data/korpus.
Kaye LK. Exploring the “socialness” of social media. Comput. Human Behav. Rep. (2021) 3:2021. 10.1016/j.chbr.2021.100083 [DOI]
Ledbetter, A. M., et al. (2021). Extending the personal branding affordances typology to social media identity. Computers in Human Behavior.
Malesev S, Cherry M. Digital and social media marketing-growing market share for construction SMEs. Construction Econom. Build. (2021) 21:65–82. 10.5130/AJCEB.v21i1.7521
Marengo D, Fabris MA, Longobardi C, Settanni M. Smartphone and social media use contributed to individual tendencies towards social media addiction in Italian adolescents during the COVID-19 pandemic.
McAdams, D. P., & Jennings, S. C. (2024). Narrative Identity in the Digital Age. Psychological Inquiry, 35(2), 124–130.
Sun, W., & Lim, Y. (2022). Digital storytelling and identity negotiation among young adults. New Media & Society.
Tomassi, A., et al. (2024). Mapping automatic social media information disorder. PLOS ONE.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 LESTARI: Jurnal Bahasa dan Sastra

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.



