ANALISIS GAYA BAHASA DALAM RETORIKA PADA KEGIATAN KULTUM DI SMA MUHAMMADIYAH 1 SURABAYA
Kata Kunci:
Ceramah agama, Majas, RetorikaAbstrak
Penggunaan bahasa dalam keseharian sering kali kita temui kurang tepat atau kurang sesuai dengan kaidah kebahasaan dan ketentuan ejaan yang berlaku. Penggunaan bahasa berupa ejaan, tanda baca, dan penggunaan bahasa baku juga berguna ketika kita akan berbicara di depan umum. Berbicara di depan umum atau retorika dalam teori Aristoteles sendiri lebih ke penggunaan bahasa kita untuk mempengaruhi dan mengajak orang lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa banyak penggunaan bahasa Indonesia yang tepat menurut kaidah kebahasaan bahasa Indonesia serta menurut ejaan yang telah disempurnakan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini berupa deskriptif untuk mendeskripsikan hasil yang telah diperoleh. Penggunaan majas yang beragam diterapkan oleh peserta didik dalam kegiatan di sekolah yaitu pada kultum. Majas ini sangat bervariatif sesuai kebutuhan peserta didik.
Referensi
Aristoteles. (2004). Retorika. Terjemahan oleh Onong U. Effendy. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Mulyadi, D. (2017). Pembinaan Karakter Peserta Didik Melalui Kegiatan Ekstrakurikuler di Sekolah. Jakarta: Pustaka Setia.
Moleong, L.J. (2018). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 LESTARI: Jurnal Bahasa dan Sastra

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.



