Pengembangan Modul Berbasis Warisan Budaya Tak Benda Batik Subtema Peristiwa Mengisi Kemerdekaan
DOI:
https://doi.org/10.61692/jpep.v1i1.127Keywords:
Batic, Intangible cultural heritage, Teaching moduleAbstract
The purpose of this study was to determine the validity, effectiveness, and practicality of the module based on intangible cultural heritage, batik, sub-theme of events filling independence for class V SDN Tagungguh 3, Tanjungbumi, Bangkalan. This study uses the Research and Development (R&D) method using the 4D development model (Define, design, development, disseminate). Limited trial activities used as many as 8 students as subjects, while implementation trials used as many as 29 students as subjects. Module validity was reviewed based on the results of expert validation, where there were 4 validators in this study, namely teaching material design experts, learning design experts, materials experts, and language experts. The validity of this module obtains a value of 90% with a very valid category. The effectiveness of the module is reviewed from the evaluation of student learning and is declared complete classically with a score of 89.65%, thus the module is declared valid. While the practicality of the module is seen from the student response questionnaire and the implementation of learning. The student response questionnaire obtained a score of 97.5% in the very good category, and learning implementation obtained a score of 96% in the implemented category, thus the module was declared practical.
References
Amri, S., & Rohman, M. (2013). Strategi dan Desain Pengembangan Sistem Pembelajaran. Jakarta: Prestasi Pusaka Karya.
Arikunto, S. (2012). Prosedur Penelitian. Jakarta: Rineka Cipta.
Astawa, I. B., & Adnyana, I. (2018). Belajar dan Pembelajaran. Depok: PT RajaGrafindo Persada.
Daryanto. (2013). Menyusun Modul Bahan Ajar untuk Persiapan Guru dalam Mengajar. Yogyakarta: Gava Media.
Fathurrohman, M. (2017). Belajar dan Pembelajaran Modern. Yogyakarta: Garudhawaca.
Fauziah, I. S. (2017). Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Melalui Lesson.
Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar , 30-38.
Gasong, D. (2018). Belajar danPembelajaran. Sleman: CV Budi Utama.
Gunawan, R. (2022). Pengembangan Bahan Ajar/Modul Pembelajaran. Bandung: CV. Feniks Muda Sejahtera.
Hanafi. (2017). Konsep Penelitian R&D dalam Bidang Pendidikan. Saintifika Islamica: Jurnal Kajian Keislaman , 129-150.
Hapudin, M. S, (2021). Teori Belajar dan Pembelajaran Menciptakan Pembelajaran yang Kreatif dan Efektif. Jakarta: Kencana.
Isnaini, Wulandari., & Ndaru Mukti Oktaviani. (2021). Validitas Bahan Ajar Kurikulum Pembelajaran untuk Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Jurnal Cakrawala Pendas. Vol. 7 No. 1. 90-98.
Kosasih. (2021). Pengembangan Bahan Ajar. Jakarta: Bumi Aksara.
Lefudin. 2017. Belajar dan Pembelajaran Dilengkapi dengan Model Pembelajaran, Strategi Pembelajaran, Pendekatan Pembelajaran dan Metode Pembelajaran. Yogyakarta : Deepublish.
Magdalena, I., dkk. (2020). Analisis Bahan Ajar. Nusantara: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial , 311-326.
Mulyatiningsih, Endang. (2016). Pengembangan Model Pembelajaran. Jurnal Ekuitas, Vol 11 (2), 269-291.
Mulyono, Abdurrahman. (2012). Pendidikan bagi Anak Berkesulitan Belajar:Teori, Diagnosis, dan Remediasinya. Jakarta: PT.Rineka Cipta.
Najuah. (2020). Modul Elektronik: Prsedur Penyusunan dan Aplikasinya. Medan: Yayasan Kita Menulis.
Nana. (2020). Pengembangan Bahan Ajar. Klaten: Lakeisha.
Noho, Y. (2018). Pengenmasan Warisan Budaya Tak Benda "Paiya Lohungo Lopoli" Sebagai Atraksi Wisata Budaya di Gorontalo. Jurnal Ilmu Pendidikan Formal , 179-192.
Pane, A., & Dasopang, M. D. (2017). Belajar dan Pembelajaran. Jurnal Kajian Ilmu-ilmu Keislaman , 333-352.
Prasnowo, M. A.,dkk. (2019). Strategi Pengembangan Industri Kecil Menengah Kerajinan Batik. Surabaya: CV. Jakad Publishing.
Pratama, F. (2019). Pengaruh Motivasi Belajar IPA Siswa Terhadap Hasil Belajar di Sekolah Dasar Negeri 01. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan , 280-286.
Purba, J.E. (2020). Perlindungan Hukum Warisan Budaya Tak Benda Berdasarkan Convention for The Safeguarding of The Intangible Cultural Heritage 2003 dan Penerapannya di Indonesia. Journal of International Law, Volume 2, Nomor 1, 90-117.
Rosari, Maria Fertina Dewi. (2018). Pengembangan Modul Elektronik Motif Batik Mata Pelajaran Seni Budaya Aspek Seni Rupa SMA. Skripsi. Universitas Negeri Yogyakarta.
Sani, R. A. (2015). Inovasi Pembelajaran . Jakarta: PT. Kalola Printing.
Sariani, Novita, dkk. (2021). Belajar dan Pembelajaran. Jawa Barat: Edu Publisher.
Setiawan, M. Andi. (2017). Belajar dan Pembelajaran. Sidoarjo: Uwais Inspirasi Indonesia.
Siyoto, S., & Sodik, A. (2015). Dasar Metodologi Penelitian.Jakarta: Literasi Media.
Suardi, M. (2012). Belajar dan Pembelajaran. Sleman: CV Budi Utama.
Sugiami. (2021). Bahan Ajar, Media, dan Tekonologi Pendikan. Tangerang: Pascal Books.
Sugianti, Y. H. (2020). Penelitian Pengembangan Model ADDIE dan R2D2: Teori dan Praktek. Pasuruan: Lembaga Academic & Research Institute.
Sugiyono. (2010). Metode Penelitian Pendidikan pendekatan kuantitatif, kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sulistyowati, Eka. (2014). Metodologi Pembelajaran IPA. Jakarta: Bumi Aksara.
Suzana, Yenny., Imam Jayanto, 2021. Teori Belajar dan Pembelajaran. Malang: Literasi Nusantara.
Trianto. (2010). Model Pembelajaran Terpadu. Surabaya: Bumi Aksara.
Wulandari, Ari. (2022). Batik Nusantara. Yogyakarta: Andi.
Yaumi, M. (2021). Media dan Teknologi Pembelajaran. Jakarta: Kencana.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Jurnal Pengembangan dan Evaluasi Pendidikan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.





